Kampung KB berkiprah Untuk Negeri

 

“Kampung KB Berkiprah Untuk Negeri“ merupakan edisi khusus tahun 2018 yang menjadi sebuah tajuk dari  Jurnal Keluarga yang diterbitkan oleh BKKBN sebagai informasi kependudukan, KB dan pembangunan keluarga. Jurnal tersebut memuat rangkuman dari beberapa kegiatan yang sering dilaksanakan di Kampung KB Insan Sejahtera yang berada di wilayah RW 06 Desa Sukajaya – Kecamatan Lembang. Kampung KB yang menjadi bukti nyata dari agenda prioritas “Nawacita” Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla (2015-2019) diantaranya poin 3 yang intinya membangun Indonesia dari pinggiran, serta poin 5 tentang SDM yang  berkualitas, kedua poin itu menjadi laporan utama dalam jurnal tersebut.

Tema dari Kampung KB berkiprah untuk negeri maksudnya bahwa karakter dan penduduk yang berkualitas harus dibangun agar Indonesia ke depan menjadi negara yang kuat. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berperan aktif dalam kegiatan tersebut, di antaranya melalui program Kampung KB dengan mensosialisasikan serta melaksanakan 8 fungsi keluarga. Salah satunya di Kampung KB Insan Sejahtera Desa Sukajaya.

Seperti disebutkan dalam Jurnal Keluarga tentang kegiatan Kampung KB Insan Sejahtera yang terletak di RW 06 Desa Sukajaya, dalam bahasan khususnya, menerangkan tentang berbagai kegiatan, antara lain :

  1. Kegiatan pembinaan dari Provinsi.
  2. Kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL) yang diadakan setiap bulan di Bale sawala, diantanya kegiatan senam lansia.
  3. Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR) yang di dalamnya ada PIKR (Pusat Informasi Konseling Remaja).
  4. Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) yang dilaksanakan bersamaan dengan jadwal Posyandu.
  5. Kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk meningkatkan perekonomian juga meningkatkan kesejahteraan keluarga.
  6. Kegiatan literasi dalam meningkatkan minat membaca di masyarakat, juga untuk menambah wawasan dan meningkatkan ilmu pengetahuan warga.
  7. Kegiatan warga Kampung KB ketika ada kunjungan dari daerah lain.
  8. Kegiatan keseharian warga seperti bertani bunga atau sayuran, berternak sapi ,dan menjadi anggota koperasi.
  9. Kegiatan pengambilan “Perelek Beas” (jimpitan), yaitu kegiatan menuangkan beras secara suka rela oleh warga ke dalam potongan bambu yang nantinya akan diambil oleh petugas pengumpul beras. Tak hanya beras, wargapun dapat menggantinya dengan uang.
  10. Kegiatan latihan kesenian tradisional untuk melestarikan kebudayaan
  11. Kegiatan sosialisasi KB untuk laki – laki , dimana peran serta para pria dalam ber KB juga bisa mempengaruhi peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, menurunkan angka kematian bayi, juga menjaga kesehatan reproduksi wanita.

 

*edisi Khusus 2018, www.bkkbn.go.id/ISSN: 0304-9195

 

 

Facebook Comments