Pelatihan Pengurusan Jenazah untuk Warga Desa Sukajaya

Sukajaya, 18/12/2018 – Bagi umat Islam saat ada saudara Muslimnya yang meninggal dunia terdapat beberapa hal yang diatur dalam Agama Islam yaitu

Sikap Seorang Muslim jika ada Muslim Lain yang Baru Saja Meninggal

  1. Hendaklah kita mengucapkan Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raajiun.
  2. Menutup (memejamkan) matanya.
  3. Menutup mulutnya, yaitu dengan mengikat dagu dan kepalanya.
  4. Qiamkan tangannya.
  5. Luruskan kakinya lalu ikat kedua ibu jari kakinya.
  6. Letakkan ketempat yang tinggi dan Hadapkan ke Qiblat.
  7. Menutup badannya dengan kain agar auratnya tidak terlihat.
  8. Diperbolehkan menciumnya sebagai tanda berduka cita.
  9. Membayarkan hutangnya.
    “Dari Abu Hurairah,Rasulullah saw. bersabda: “Diri orang mukmin itu tergantung (tidak sampai ke hadirat Allah) karena utangnya,hingga utang itu dibayar.” (H.R. at- Tirmidzi)
  10. Memberi tahu keluarga, kerabat, dan teman-temannya agar mereka segera mengurus, mendoakan dan menshalatkannya.
  11. Tidak melukainya, sebagaimana tidak melukai badan orang yang masih hidup.
  12. Tidak mencelanya.

Selain itu ada pula hal yang harus dilakukan yaitu merawat/mengurus Jenazah atau disebut Tajhizul Jenazah dan hukumnya adalah  fardlu kifayah, kecuali bila hanya terdapat satu orang saja, maka hukumnya fardlu ‘ain. Fardu Kifayah adalah kewajiban yang di tujukan kepada orang banyak. Apabila sebagian dari mereka telah  engerjakannya, maka terlepas dari kewajiban itu. Tetapi jika tidak ada seorang pun yang mengerjakannya, maka mereka semua berdosa. Hal-hal yang harus dilakukan saat merawat jenazah sebenarnya meliputi lima hal,yaitu :

  1. Memandikan jenazah
  2. Mengkafani jenazah
  3. Menshalatkan jenazah
  4. Mengubur jenazah
  5. Takziah dan ziarah kubur

Dengan mempertimbangkan hal tersebut diatas, maka Desa Sukajaya memfasilitasi warga agar lebih memahami tata cara Tajhizul Jenazah dengan mengadakan pelatihan Pengurusan Jenazah khususnya untuk warga Muslim yang berada di wilayah Desa Sukajaya baik laki-laki perempuan. Diharapkan dengan pelatihan ini terdapat warga yang memahami dan dapat mempraktekan tata cara memelihara jenazah di daerahnya masing-masing.

[su_slider source=”media: 486,487,488,489,490,491,492,493,494,496″ height=”600″ title=”no” pages=”no”]